Senin, 20 Oktober 2008

Rahasia Beternak Uang, Hati Senang, Pusing Ilang, Kantong Kenyang

Oleh : Sunaryo Saripudin S.Pd
www.Banjiruangsaku.blogspot.com

Banyak jenis ternak yang biasa dilakukan sebagai mata pencaharian, pekerjaan atau jenis usaha yang dilakukan oleh orang-orang diluar sana.

Ada yang beternak ayam, beternak bebek, beternak sapi, beternak kambing, beternak kelinci dan sebagainya. Bahkan buaya yang ganas sekalipun pun masih diternak pula. Ini biasanya disebut penangkaran buaya.

Budidaya lele, mujair, belut dan hewan air lainnya walalupun disebutnya budi daya pada dasarnya sama saja yakni ternak.

Saya tidak begitu paham dengan cara ternak-ternak yang sudah saya sebutkan diatas tadi dan memang tidak bermaksud untuk membahas bidang tersebut. Walaupun baca-baca tentang itu sih pernah. Bahkan pernah pula nyoba ternak ayam saat masih di asrama tempat kuliah dulu. Yaa gitu deh……ayamnya mati semua digigit tikus got. Apes dah…..

Disini saya akan membuka rahasia beternak………eit..ternak apa dulu? Yang jelas bukan ternak kambing atau kelinci apalagi buaya…..eeeeey takuuuuuut…yang akan saya berikan untuk anda adalah rahasia beternak uang.

Memangnya uang bisa diternak? Ah ada-ada aja…….

Ya….saya jawab ya. Saya sudah mempraktekkannya walaupun masih belajar. Yang jelas dengan anda mampu beternak uang maka hati senang, pusing ilang dan kantong kenyang.

Pernahkan anda tidak punya uang? apa yang anda rasakan ketika istri minta untuk kebutuhan dapur? Anak minta untuk ongkos sekolah? Iuran sekolah sudah harus dilunasi? Belum beli baju buat lebaran, Yang nagih datang, kontrakkan rumah sudah mau habis dan yang punya udah nanyain diperpanjang apa tidak, dsb. Apa yang anda rasakan? Boro-boro hati senang yang ada juga kepala pusing.

Terus terang saya pernah mengalami kondisi ini. Ooooooohhh….pantesan fasih bener ngungkapinnya………..

Jika anda beternak uang maka kantong anda menjadi kenyang dan tidak akan tersedu seda menangis saat kebutuhan-kebutuhan menekan anda. Yang ada justru anda kebanjiran uang saku. Karena anda punya pondasi kuat dan kuda-kuda yang kokoh seperti kuda-kudanya aa BOXER he….he…he…..

Ada pepatah mengatakan “Jika Menanam Pasti Menuai”. Untuk lebih jelas maksudnya silahkan anda simak cerita di bawah ini!!!

Ada dua potret peristiwa kehidupan dua orang yang berbeda khususnya dalam masalah pengunaan atau pengelolaan keuangan. Saya mengajak Anda untuk bercermin, dan bertanya kepada diri sendiri kira-kira mana yang lebih cocok dengan anda.

Sebelumnya saya mengucapkan sangat buuanyak-banyak terima kasih kepada pak TDW (Tung Desem Waringin) atas ilmu yang beliau sebarkan sehingga sampai di otak saya. Beliau salah satu orang paling berpengaruh dalam bisnis dan pengelolaan financial yang saya jalani. Ilmunya sangat mencerahkan buat saya, dan memicu saya untuk terus bermimpi (tapi enggak tidur terus lah..he..he..he) tentang apapun yang saya inginkan.

Dua buku beliau – Financial Revolution & yang baru terbit (Marketing Revolustion”- betul-betul mampu menghipnotis saya sehingga membuat saya merasa “tolol” jika tidak memilikinya. Saya jadi salah satu korban hipnotis Pak TDW (he..he..he).

Sejak pertama kali saya melihat buku Financial Revolution di salah satu toko buku terbesar di Bandung dan membaca covernya langsung pikiran saya tersiksa (je ileeh kasihan). Bagaimana tidak! Saya saat itu sangat ingin membeli tetapi uangnya belum punya.

Sekitar satu bulan saya merasa tertekan dihantui pikiran “takut kehabisan” buku itu yang menurut saya –dari bacaan di covernya saja-sudah sangat menggoda (du..uh segitunya pak). Betul ini perasaan saya, jujur lho. Udah dulu ah numpang curhatnya.

Salah satu kisah menarik bagaimana Membangun peternakan Uang yaitu seperti kisah rekan-rekan Pak TDW yang berkarier di salah satu Bank yang dimuat dalam buku beliau Marketing Revolution. Sebelumnya dalam kesempatan ini sekaligus saya mohon ijin kepada pakTUNG untuk membolehkan saya memuat cerita ini. Karena saya yakin ini sangat bermanfaat buat orang banyak.

Ketika pak TDW menjadi pemimpin di sebuah Bank Nasional, ada dua orang pemimpin yang cerita kehidupan financialnya sangat bertolak belakang. Padahal mereka sama-sama memulai karir dari tahun yang sama pula,1978. Kurang lebih ceritanya sebagai berikut. Dua orang ini saya beri nama adalah pak Aduh dan Pak Asik.

Pada saat mulai karirnya pak Aduh menempati posisi lebih tinggi dibanding pak Asik, jabatannya yaitu sebagai supervisor. Ia langsung mencicil sepeda motor. Karena hoki sedang memihak kepadanya, dalam satu tahun pak Aduh sudah jadi wakil pemimpin di sebuah cabang di Sumatera, dan langsung mencicil sebuah mobil mewah.

Setelah berkarier lama akhirnya ia menjadi pemimpin disebuah cabang utama di Jawa. Pak Aduh selalu berganti-ganti mobil dan mencicil mobil baru setiap 3 tahun (dengan mobil lama sebagai uang muka). Dia juka sudah berganti rumah 6 kali, dan sudah berkali-kali ke luar negeri. Ketika pensiun di tahun 2004, Pak aduh menerima uang pengsiun yang seketika habis untuk membiayai pengobatan sakitnya.

Kemudian pak aduh menjual rumahnya untuk memulai suatu usaha. Karena tidak mempunyai pengalaman dibidang usaha tersebut, pak Aduh tertipu dan bangkrut. Sekarang pak Aduh tinggal di rumah kontrakkan, dan hanya mempunyai sedikit sisa uang yang sudah pasti tidak akan cukup untuk membiayai 4 orang anak, dimana anak yang paling besar masih kuliah, yang kedua dan ketiga masih SMA, dan yang paling kecil masih SMP. Inilah potret kehidupan Pak Aduh.

Bagaimana kehidupan Pak Asik. Beliau mulai karir dari level yang paling bawah. Gajinya pun hanya Rp.20.000,-. Dari pendapatannya itu ia mulai menabung Rp.2.000,-.Ketika ditahun berikutnya mendapatkan kenaikan gaji menjadi Rp.30.000,- beliau menabung Rp.3.000,-ketika gajinya naik menjadi Rp.50.000,- ia menabung Rp.20.000,- perbulannya atau sekitar 40 persen.

Setelah genap 5 tahun menabung dan tidak pernah mengambil baik pokok maupun bunganya, pak tekun mampu menyicil rumah BTN hanya dengan bunga dari tabungannya itu.

Setelah menikah, beliau bahkan menabung lebih banyak lagi karena istrinya juga bekerja dan setiap penghasilannya bertambah besar, jumlah uang yang disisihkan untuk ditabung juga bertambah besar. Ketika diangkat menjadi wakil pemimpin cabang di tahun 1994, pak Asik tetap saja memakai mobil lamanya Daihatsu Zebra tahun 1980-an.

Ketika terjadi krisis ekonomi di tahun 1998 banyak pimpinan Bank menjadi resah karena Bank mereka diambil alih oleh pemerintah, dimana hanya ada dua alternatif yang buruk yaitu bank ditutup atau akan tetap buka dengan kemungkinan pimpinan Bank akan diganti oleh orang yang menjadi pilihan pemerintah.

Pada saat itu pak Asik tetap tenang dan mengatakan “Diganti juga tidak apa-apa, saya menjadi pemimpin Bank kan Cuma hobi. Pekerjaan saya sesungguhnya kan sebagai peternak.” Ketika teman-temannya bertanya “Lho….Pak Asik sekarang sudah mempunyai peternakan apa? Kok saya tidak pernah tahu.”!

Jawab Pak Asik :”Iya, saya ini peternak uang. Lha gimana, uang hasil deposito saya jauh lebih besar daripada gaji saya”.

Ketika harga-harga mobil mulai naik, tetapi bunga deposito juga naik, Pak Asik pernah bercerita, “saya hitung-hitung, dulu kalau saya mau beli mobil harus nunggu ternak duit saya 7 bulan, tapi sekarang walaupun harga mobil naik saya cukup menunggu ternak duit saya selama 2 bulan.”

Waktu naik pangkat lagi di tahun 1999, Pak Asik tetap tidak ganti mobil. Ketika pensiun di tahun 2004, pak tekun masih tinggal di BTN yang sama, tetapi kini rumahnya sudah jadi 4 kavling dan dibangun 2 lantai. Dia mempunyai uang lebih dari peternakan duitnya untuk membiayai 2 anaknya yang masih kuliah dan membiayai gaya hidup keluarganya, tanpa harus bekerja lagi.

Inilah kedahsyatan dari beternak uang yang akan anda rasakan……..
Masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk beternak uang, salah satunya adalah membangun bisnis (bisa kecil ataupun besar) yang didalamnya ana sebuah sistem yang anda buat sehingga mampu berjalan tanpa kehadiran anda……

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Salam sukses: Sunaryo Saripudin S.Pd
www.Banjiruangsaku.blogspot.com
Rahasia Beternak Uang

Langganan via FeedLangganan via Email

Artikel Terkait.....!!

Widget by Scrapur

2 komentar:

Terima Kasih [ CaraBisnisPulsa ] Atas Komentarnya....!!! Pengen buat seperti ini...? klik di [Modifikasi Komentator] 25 Agustus 2012 05.09  

Terus terang iniinfomasi sangat menarik sehingga menambah
wawasan dan pengetahuansaya.
Makasih banyak, ditunggu posting
lainnya...

Terima Kasih [ CaraMenjadiAgenPulsa ] Atas Komentarnya....!!! Pengen buat seperti ini...? klik di [Modifikasi Komentator] 5 Februari 2013 10.43  

hebat tipsnya..

Oh ya Gan saya ada tips cara dapat 1 juta lebih baclink utuk meningkatkan visitor, kalo agan berminat bisa agan lihat di

Tips mendapat 1juta Baclink Gratis untuk Blogger

trims, ditunggu kunjungannya.



Silahkan Tinggalkan Komentarnya di Sini....!!!

  © By: Dunia-Blogger 2008

|Admin Quick Click: [Draf]-[Edit HTML]-[Google]-[Adsense]-[Gmail

Kembali Ke Atas